Showing posts with label sejarah. Show all posts
Showing posts with label sejarah. Show all posts

Friday, February 21, 2014

Mengenang Sejarah Kabah


Kabah adalah sebuah bangunan mendekati bentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram di Mekah. Bangunan ini adalah monumen suci bagi kaum muslim (umat Islam). Merupakan bangunan yang dijadikan patokan arah kiblat atau arah patokan untuk hal hal yang bersifat ibadah bagi umat Islam di seluruh dunia seperti salat. Selain itu, merupakan bangunan yang wajib dikunjungi atau diziarahi pada saat musim haji dan umrah


Ka’bah  awalnya dibangun oleh Adam dan kemudian anak Adam, Syist, melanjutkannya. Saat terjadi banjir Nabi Nuh, Ka’bah ikut musnah dan Allah memerintahkan Nabi Ibrahim membangun kembali. Al-Hafiz Imaduddin Ibnu Katsir mencatat riwayat itu berasal dari ahli kitab (Bani Israil), bukan dari Nabi Muhammad.

Ka’bah yang dibangun Ibrahim pernah rusak pada masa kekuasaan Kabilah Amaliq. Ka’bah dibangun kembali sesuai rancangan yang dibuat Ibrahim tanpa ada penambahan ataupun pengurangan. Saat dikuasai Kabilah Jurhum, Ka’bah juga mengalami kerusakan dan dibangun kembali dengan meninggikan fondasi. Pintu dibuat berdaun dua dan dikunci.

Di masa Qusai bin Kilab, Hajar Aswad sempat hilang diambil oleh anak-anak Mudhar bin Nizar dan ditanam di sebuah bukit. Qusai adalah orang pertama dari bangsa Quraisy yang mengelola Ka’bah selepas Nabi Ibrahim. Di masa Qusai ini, tinggi Ka’bah ditambah menjadi 25 hasta dan diberi atap. Setelah Hajar Aswad ditemukan, kemudian disimpan oleh Qusai, hingga masa Ka’bah dikuasai oleh Quraisy pada masa Nabi Muhammad.

Dari masa Nabi Ibrahim hingga ke bangsa Quraisy terhitung ada 2.645 tahun. Pada masa Quraisy, ada perempuan yang membakar kemenyan untuk mengharumkan Ka’bah. Kiswah Ka’bah pun terbakar karenanya sehingga juga merusak bangunan Ka’bah. Kemudian, terjadi pula banjir yang juga menambah kerusakan Ka’bah. Peristiwa kebakaran ini yang diduga membuat warna Hajar Aswad yang semula putih permukaannya menjadi hitam.

Untuk membangun kembali Ka’bah, bangsa Quraisy membeli kayu bekas kapal yang terdampar di pelabuhan Jeddah, kapal milik bangsa Rum. Kayu kapal itu kemudian digunakan untuk atap Ka’bah dan tiga pilar Ka’bah. Pilar Ka’bah dari kayu kapal ini tercatat dipakai hingga 65 H. Potongan pilarnya tersimpan juga di museum.

Empat puluh sembilan tahun sepeninggal Nabi (yang wafat pada 632 Masehi atau tahun 11 Hijriah), Ka’bah juga terbakar. Kejadiannya saat tentara dari Syam menyerbu Makkah pada 681 Masehi, yaitu di masa penguasa Abdullah bin Az-Zubair, cucu Abu Bakar, yang berarti juga keponakan Aisyah.

Untuk membangun kembali, seperti masa-masa sebelumnya, Ka’bah diruntuhkan terlebih dulu. Abdullah AzZubair membangun Ka’bah dengan dua pintu. Satu pintu dekat Hajar Aswad, satu pintu lagi dekat sudut Rukun Yamani, lurus dengan pintu dekat Hajar Aswad. Abdullah bin Az-Zubair memasang pecahan Hajar Aswad itu dengan diberi penahan perak. Yang terpasang sekarang adalah delapan pecahan kecil Hajar Aswad bercampur dengan bahan lilin, kasturi, dan ambar. Jumlah pecahan Hajar Aswad diperkirakan mencapai 50 butir.

Pada 693 Masehi, Hajjaj bin Yusuf Ath-Taqafi berkirim surat ke Khalifah Abdul Malik bin Marwan (khalifah kelima dari Bani Umayyah yang mulai menjadi khalifah pada 692 Masehi), memberitahukan bahwa Abdullah bin Az-Zubair membuat dua pintu untuk Ka’bah dan memasukkan Hijir Ismail ke dalam bangunan Ka’bah.

Hajjaj ingin mengembalikan Ka’bah seperti di masa Quraisy; satu pintu dan Hijir Ismail berada di luar bangunan Ka’bah. Maka, oleh Hajjaj, pintu kedua–yang berada di sebelah barat dekat Rukun Yamani–ditutup kembali dan Hijir Ismail dikembalikan seperti semula, yakni berada di luar bangunan Ka’bah.

Akan tetapi, Khalifah Abdul Malik belakangan menyesal setelah mengetahui Ka’bah di masa Abdullah bin AzZubair dibangun berdasarkan hadis riwayat Aisyah. Di masa berikutnya, Khalifah Harun Al-Rasyid hendak mengembalikan bangunan Ka’bah serupa dengan yang dibangun Abdullah bin Az-Zubair karena sesuai dengan keinginan Nabi.

Namun, Imam Malik menasihatinya agar tidak menjadikan Ka’bah sebagai bangunan yang selalu diubah sesuai kehendak setiap pemimpin. Jika itu terjadi, menurut Imam Malik, akan hilang kehebatannya di hati kaum Mukmin. Pada 1630 Masehi, Ka’bah rusak akibat diterjang banjir. Sultan Murad Khan IV membangun kembali, sesuai bangunan Hajjaj bin Yusuf hingga bertahan 400 tahun lamanya pada masa pemerintahan Sultan Abdul Abdul Aziz. Sultan inilah yang memulai proyek pertama pelebaran Masjidil Haram. (http://www.facebook.com/MarilahShalat)

ReadFull Article ..

Saturday, December 7, 2013

Sejarah Singkat Permainan Kartu Uno

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQnDYLBzO37aqv8YrK42_8GK13YLLfNZmHQGpCJvxbicmCVC6TEpzRX05VUhOoZk32c9_fZIVhfY4x9fLB1H6E59cNKwjNVqOCVdbSISnlj8Pw0F7JHOaIa-fTLueQl3GuHBS81DIxaQAn/s1600/uno+1.jpegUno diciptakan pada tahun 1971 oleh seorang pria bernama Merle Robbins. Sebenarnya, ia sedang bertengkar dengan anaknya tentang aturan permainan kartu populer lain, Crazy Eights.

Sebagai penyelesaian perselisihan, Robbins menemukan permainan kartu baru dan menamakannya "Uno." permainan kartu uno ini sangat mirip dengan permainan Crazy Eights. Pemutar memiliki kesempatan untuk mencocokkan warna atau nomor yang diputar sebelum dia. Ada kartu liar, pada dasarnya mengambil tempat "Crazy Eights", tapi ada beberapa kartu tindakan lain yang membedakan Uno dari Crazy Eights.

Setelah menjadi permainan kartu kesukaan Robbins, keluarga Robbins menabung $8.000 dan memproduksi 5.000 Uno deck pertama, kemudian menjualnya di salonnya. Pada 1981, permainan ini sangat populer, sehingga Merle menjual hak permainan untuk permainan internasional sebesar $50.000 ditambah royalti. Kartu permainan sekarang diproduksi oleh Mattel dan masih tetap populer sampai sekarang, sebagai hasil popularitas Uno yang tidak pernah padam, berbagai versi permainan ini pun muncul.
ReadFull Article ..

Thursday, October 24, 2013

Sejarah Kehidupan Zombie

Zombie membanjiri siaran TV, film, buku hingga pemberitaan. Makhluk misteri ini bukan barang baru. Mereka diangkat dari budaya pop, terutama film zombie klasik Night of the Living Deadkarya George Romero pada 1968. 

"Kendati orang-orang berpikir Night of the Living Dead membahas tentang zombie, Romero tidak pernah memanggilnya zombie. Dia mau 
mereka disebut hantu. Tapi, publik menamainya zombie, nama itu melekat," ujar pengamat zombie, Blake Smith pada siaran MonsterTalk

Banyak yang menilai "kiamat zombie" sebagai lelucon budaya pop. Perlu disadari, beberapa orang percaya zombie benar nyata. Budaya Haiti, seperti banyak budaya Afrika lainnya, sangat percaya dengan sihir dan kutukan. 

Keyakinan tentang zombie terkait dengan kepercayaan Voodoo yang tersebar di Haiti selama beberapa dekade. Di sini, kehadiran zombie tidak dipertanyakan. Tapi, mereka tidak mengenali zombie sensasional versi Hollywood yang sanggup memakan otak. 

Ketakutan terhadap zombie digunakan untuk tekanan politik dan sosial di Haiti. Dukun yang disebut bokors ditakuti sekaligus dihormati karena kemampuannya menyihir orang menjadi zombie. 

Bokors diyakini melayani polisi rahasia yang brutal, Tonton Macoute. Agen polisi yang ditakuti ini digunakan pada rezim opresif masa kekuasaan politik Duvalier selama 1957 hingga 1984. Warga yang melawan pemerintah diancam dengan hukuman diubah menjadi zombie. 

Pada kisah fiksi populer, ada beberapa cara menghancurkan zombie. Biasanya meledakkan kepalanya dengan senapan. Menurut cerita rakyat Haiti, melepaskan orang dari kutukan zombie tidak dengan membunuhnya. 

Ada beberapa cara membebaskan kutukan zombie. Anda bisa memberi makan garam zombie. Cara lain menggiring zombie ke laut agar dia marah dan kembali ke kuburan. 

Jadi, apakah zombie nyata? Menurut Discovery News, buktinya masih langka. Tapi, ada beberapa kasus orang yang mengaku zombie di dunia nyata. 

Pria bernama Clairvius Narcisse pada 1980 mengaku telah "mati" pada 1962. Dia menyatakan diubah menjadi zombie dan dipaksa bekerja sebagai budak di perkebunan tebu Haiti.

Sayang, Narcisse tidak memberi bukti untuk mendukung klaimnya. Dia juga tidak bisa menunjukkan tempat dia bekerja selama hampir 20 tahun kepada penyidik. Pria ini pun dinilai sakit jiwa.

Alasan orang membuat seseorang menjadi zombie pun masih menyisakan misteri. Butuh banyak waktu dan upaya untuk menculik seseorang, memalsukan kematiannya, menakar racun yang tepat, membangkitkannya, dan memaksanya bekerja. 

Ada cara lain yang lebih mudah untuk menyebabkan kerusakan otak. Tapi, tidak ada jaminan orang tersebut akan tetap jinak. Mungkin mereka akan dibiarkan dalam keadaan tidak berfungsi. Sementara zombie merajalela di TV dan film, zombie di dunia nyata masih mitos yang belum terbukti sepenuhnya.


Sumber:vivanews.com
ReadFull Article ..